Evergreen Pictures & Rumah Film Libatkan Pemerintah Swiss untuk Garap Film

31 May 2017

Mengambil lokasi syuting film di luar negeri, sedang menjadi trend. Kini, giliran Evergreen Pictures dan Rumah Film yang menawarkan indahnya pemandangan alam benua Eropa lewat film mereka bertajuk Satu Hari Nanti . Kerja  kreatif ini terbangun karena kolaborasi mereka dengan pemerintah Swiss yang menyodorkan lanskap beberapa kota di negara tersebut sebagai latar cerita.

Satu Hari Nanti  ditulis dan disutradarai oleh Salman Aristo, film ini akan memperlihatkan kehidupan dua pasang kekasih yang menghadapi kegelisahan dalam membangun komitmen di negeri orang. Banyak nama yang terlibat antara lain dari Deva Mahenra, Adinia Wirasti, Ringgo Agus, dan Ayushita Nugraha. “Lokasi full di Swiss. Secara skrip, 99 persen cerita di sana. Produksi juga kami kerjakan di Swiss, tanpa harus akal-akalan bikin set di tanah air,” tutur Salman dalam konferensi pers awal November tahun lalu.

Adapun kota-kota yang dimaksud adalah Thun dan Interlaken. Selain itu masih ada Brienz, Bern, serta salah satu puncak tertinggi Eropa, Jungfrau. Thun merupakan kota kecil yang terkenal dengan danaunya nan rancak, selain itu memiliki sebuah kastil tua serta sungai kecilnya yang wajib dikunjungi untuk mengetahui sejarah kota tersebut. 

Sedangkan Interlaken adalah kota yang letaknya di antara dua danau besar, yaitu danau Thun dan danau Brienz. Ini juga merupakan destinasi wisata di Swiss yang terkenal. Dari sini perjalanan berlanjut ke resort wisata puncak Jungfrau yang kondang, Jungfraujoch. Nah, Jungfraujoch sendiri merupakan kawasan wisata yang posisinya unik, karena dibangun di antara Puncak Jungfrau dan Puncak Monch yang merupakan bagian dari pegunungan Alpen. Untuk menuju puncaknya, wisatawan bisa menjalaninya dengan 2 jam perjalanan kereta api. Menjadi menarik, karena tempat ini pernah menjadi lokasi syuting dari film James Bond berjudul On Her Majesty’s Secret Service.

Brienz menjadi kota yang menyimpan khazanah budaya tradisional di Swiss. Seperti terlihat pada arsitektur rumahnya. Di sini juga terdapat danau luas yang ketika musim dingin berubah menjadi danau es. Kemudian Bern adalah ibukota Swiss nan asri. Di sana banyak warisan dunia yang dilindungi oleh UNESCO, paduan antara gedung pencakar langit dan bangunan klasik yang masih terjaga keasliannya sejak dahulu.

Proses pengambilan gambar berlangsung sejak pertengahan November 2016 silam. Sekarang ini filmnya masih dalam proses pasca produksi. Sementara untuk tanggal rilis, produser Dienan Silmy memastikan sekitar akhir tahun 2017. XPOSEINDONESIA /NS 

Login to post comments