Filosofi Kopi 2 : Cerita Berkembang Kuat dan Lebar

10 July 2017

Duet Chicco Jerikho dan Rio Dewanto  dalam Film 'Filosofi Kopi', dimunculkan kembali dalam 'Filosofi Kopi 2: Ben & Jody' . Untuk membuat cerita lebih lebar dari versi pertama, Visinema Pictures menambahkan duo bintang baru, yakni  Luna Maya  (Tarra) dan Nadine Alexandra    (Brie).  Dan menghilangkan sosok   Julie Estelle (El) yang sangat kuat muncul di sequel pertama.

Angga Dwimas Sasosngko sang sutradara punya alasan   menghilangkan sosok El. "Karakternya memang nggak ada. Timeline-nya memang jauh dan kita memang pengen bikin cerita baru,  supaya penonton dapet cerita baru. Kalau ada El lagi kan sama ceritanya. Tapi mungkin di yang ketiga, El bisa datang lagi."

Sementara itu, yang menarik dua tokoh baru  lahir bukan datang dari Visinema Pictures, namun  diciptakan  oleh pemenang kompetisi #Ngeracikcerita yang diselenggarakan Visinema Pictures pada pertengahan tahun 2016, yaitu Christian Armantyo dan Frischa Aswarini.

Kisah yang dibuat Christian dan Frischa tadi dikembangkan jadi skenario oleh Jenny Jusuf, M. Irfan Ramli serta sang sutradara Angga Dwimas Sasongko, dengan Dewi 'Dee' Lestari bertindak sebagai konsultan kreatif cerita.

"Karakter Tarra dicreate Tyo, sementara Frischa mengcreate Brie. Tapi banyak belokan-belokan cerita, set up-set up baru yang dibuat Jenny,” ungkap Angga.

Bahkan, masih menurut Angga, sebenarnya banyak magic happen selama syuting. Ia percaya film itu ditulis tiga kali. Pertama saat penulisan skenario, ketika syuting, di mana banyak materi baru untuk dicreate  melengkapi atau menambahkan puzzle ke cerita. Kemudian saat editing.
 
“Kita punya banyak ruang untuk merestruckture lagi segala macem. Menariknya film making menurut saya di situ. Dan berapa persen cerita pemenang sayembara ngeracik cerita jadi sulit untuk diukur. Tapi, banyak plot-plot utama, subplot-subplot penting dalam film itu diambil dari mereka,” tutur suami dari Anggia Kharisma ini.
 
Selain masuknya karakter baru,  lokasi cerita  pun dikisahkan  melebar selain, Jakarta dan Lampung, ada pula  di Yogyakarta, Makassar dan Toraja.
 
Angga Dwimas Sasongko, mengaku melakukan pendekatan berbeda pada Filosofi Kopi 2: Ben & Jody. Tujuannya adalah agar bisa memberikan pengalaman menonton yang tidak sama dibanding dengan film pertama. Ia pun mengungkapkan banyak belajar dari kesalahan-kesalahan maupun berbagai kritikan yang didapatnya di Filosofi Kopi (2015).
 
Angga menyebut alasan Filosofi  Kopi kedua dirilis karena ia melihat  perkembangan karakter dan cerita, yang  tumbuh tidak sekedar di dalam film, tetapi juga hidup di luar film.

“Kedai berjalan dengan baik, dalam kehidupan sehari hari Chicco sama Rio hidup sebagai Ben & Jodi. Di sisi lain, sebagai sebuah film, kita bisa bilang Filosofi Kopi pertama itu landmark buat kami di Visinema Pictures,”  kata pria kelahiran 11 Januari 1985 ini.

Lebih lannjut, Filosopi Kopi 1 sendiri dirilis di Taiwan dan Jepang, dan melakukan  travel ke 15 festival di seluruh dunia, “Kami merasa perlu mengembangkan universe-nya. Saya selalu bilang di kantor kalau Hollywood  punya Marvel, Star Wars, nah kita sulitlah  punya benda kayak mereka, karena kita tidak punya budaya superhero atau alien kayak Amerika. Kita punya budaya kopi, kenapa nggak universe ini kita gedein dan kita bikin jadi konten yang bisa hidup di beberapa platform."
 
Jadi, "Ini bukan cuma project film, ini project kita mengembangkan Filosofi Kopi menjadi branded content. Kita  juga sebagai kreator mencoba untuk mengadaptasi platform-platform yang hari ini berkembang, tetapi tidak melupakan platform yang sudah ada sebelumnya.  Kayak kita punya film, di satu sisi kita juga punya radio play, platform konvensional yang coba kita hidupkan lagi. Di digital kita ada, retail kita ada, ke depan bakal ada series baru dan banyak turunan-turunan produk lain yang akan kita kerjakan."
 
Visinema Pictures menyebut angka produksi dan promosi film ini berkisar sekitar Rp15 Miliar. Film ini kembali akan mengajak penonton untuk ikut serta dalam kampanye amal bagi petani kopi. Sama seperti film pertama, penonton Filosofi Kopi 2  secara otomatis telah mengikuti program amal begitu jadi penonton. Setiap satu tiket bioskop terjual, satu benih kopi akan disumbangkan ke sejumlah petani kopi lokal.


Selain jadi bukti amal, tiket menonton Filosofi Kopi 2 juga dapat menjadi kupon. Sobekan tiket dapat ditukarkan dengan satu cangkir kopi gratis di kedai Filosofi Kopi Jakarta dan Yogyakarta.

Sinopsis

Film ini berkisah tentang perjalanan 2 tahun setelah Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto) memutuskan untuk menjual kedai mereka dan berkeliling Indonesia demi membagikan ‘kopi terbaik’

Petualangan seru Ben dan Jody bersama mobil kombi Filosofi Kopi pun menemui jalan buntu. Puncaknya terjadi di suatu malam di Bali, saat Aga, Aldi dan Nana memutuskan mengundurkan diri dengan alasan mereka masing-masing.

Ben dan Jody pun harus membuat mimpi baru;  pulang ke Jakarta dan menjadi kedai kopi nomor satu. Mimpi yang tidak mudah karena Ben yang idealis selalu membuat Jody jengah dan sadar selalu berada di bawah baying-bayang Ben.

Dalam usaha mereka, Ben dan Jody dipertemukan dengan 2 perempuan, seorang investor bernama Tarra (Luna Maya), dan barista geek bernama Brie (Nadine Alexandra). Pertemuan yang membawa Ben dan Jody pada pertatuhan akan persahabatan mereka.

Akankah persahabatan Ben dan Jody putus, dan berakhir pula usaha kedai kopi mereka? Jawaban dapat Anda saksikan di bioskop mulai tanggal 13 Juli 2017.XPOSEINDONESIA/NS  FOTO :  Muhamad Ihsan

 

More Pictures

Last modified on Monday, 10 July 2017 09:37
Login to post comments

Film

August 22, 2017 0

Dengan Sistem Yang Diperbaharui, Malam Puncak FFI 2017 Digelar di Menado

Panitia Festival Film Indonesia (FFI)  telah mengumunkan...
August 10, 2017 0

Demi Meningkatkan Kesadaran Sensor Digelar Anugerah LSF

Lembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia akan...
July 17, 2017 0

The Doll 2. : Teror Boneka Penuh Darah 

Di tengah kegandrungan yang meluap terhadap film horor,...
July 17, 2017 0

David Hanan Menguak Perfilman Indonesia

David Hanan, Asisten Senior Research  Associate Studi Film...