XPOSE INDONESIA

XPOSE INDONESIA

Thursday, 23 November 2017

Thursday, 23 November 2017

Penampilan Baim  sebagai penyanyi solo makin mengilap dan super kece. Lewat album terbarunya  bertajuk Wasowekete is a Waluwa, Baim menghadirkan 8 buah lagu, di mana 5 di antaranya merupakan lagu baru dan 2 lagu remake serta satu lagu dengan aransemen baru.

Thursday, 23 November 2017

Pemerintah Daerah Bengkulu  bersama Evry Jo berencana membuat  film yang mengangkat kisah hidup Ibu Fatmawati, Ibu negara pertama dari Presiden Indonesia Soekarno. Sukmawati Soekarnoputri, puteri keempat Fatmawati, sudah memberi lampu hijau, bahwa  film itu bisa segera dikerjakan.

Thursday, 23 November 2017

Setelah 14 tahun hanya berkiprah di belakang layar dan menjadi Kepala Sinematek Indonesia, Adisurya Abdi kembali menyutradarai  sebuah film berjudul Stadhuis Schandaal.  Film  berlatar belakang setting masa kolonial  ini melakukan syukuran dimulainya produksi film di Scenic Resto & Lounge Sahid Sudirman Center, Jakarta 17/11/2017. Hadir  bersama para pemain, kru, dan juga produser dengan ditandai dengan pemotongan tumpeng.

Thursday, 23 November 2017

Ketua Umum Perkumpulan Artis Film Indonesia (Pafindo) sekaligus Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI) bidang Perlindungan Hukum dan  Mediasi Bagiono Prabowo meraih dua penghargaan sekaligus dalam bulan November 2017.

Thursday, 23 November 2017

Penyanyi Asal Surabaya Angeleurenz merilis single “Saat Tak Bersamamu”  pada 10 November lalu. Videoklipnya sudah menayang di YouTube. Uniknya, ada dua versi video. Pertama versi  Bahasa Indonesia dan  kedua versi Bahasa Mandarin.

Thursday, 23 November 2017

Leny Rafael makin mengembangkan sayap bisnisnya di industri mode. Selama ini, ia dikenal sebagai designer baju kebaya untuk pesta dan pernikahan,  kini  Leny mencoba  masuk  ke jalur ready to wear dengan mengangkat keindahan Tenun Troso khas dari Desa Troso Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Thursday, 23 November 2017

Rumah Film bersama dengan Evergreen Pictures memproduksi sebuah film yang mengangkat kegelisahan anak muda dalam membangun sebuah komitmen baik dalam lingkup cinta, keluarga, dan pekerjaan. Mereka adalah Alya ( Adinia Wirasti) seorang pembuat cokelat, Din (Ringgo Agus Rahman) berprofesi sebagai tour guide, Chornia (Ayushita), bekerja sebagai manager dan Bima (Deva Mahendra) seorang musisi. Mereka sedang menjalani hidup di Swiss.

Thursday, 23 November 2017

Event musik The 90’s Festival  yang ketiga kembali  hadir. Kali ini bakal diselenggarakan di Gambir Expo Kemayoran pada Sabtu 25 November 2017. Event ini menjadi momentum  kembalinya musisi-musisi era 90an untuk bernostalgia.  Beberapa selebritis dunia musik sudah dipastikan tampil . Mereka datang dari dalam dan luar negeri. Mereka adalah Sixpence None The Richer, grup band asal Amerika yang tenar dengan lagu Kiss Me dan Don’t Dream Its Over. Sementara dari dalam negeri ada Dewa 19 , Kla Project, Shaden, Bragi, Stinky, Wayang, Voodoo, D.O.T Reza Artamevia, Yana Julio, The Groove dan masih banyak lagi.

Thursday, 23 November 2017

Kementerian Pariwisata terus menerus melakukan pembaharuan ide dan strategi pemasaran  yang kreatif dan berbeda dari kementerian manapun. Kali ini, terdengar sangat pop tapi juga bernilai ‘berlian’, yakni  mengajak 21 artis ternama Indonesia melakukan sinergi Co-Branding Wonderful Indonesia. Para artis itu adalah mereka yang memang membuka usaha sendiri atau bisa disebut Artis Entrepreneur.  “Untuk mewujudkan brand Wonderful Indonesia dibutuhkan kebersamaan dan sinergi seluruh elemen bangsa dalam kerangka Indonesia Incorporated,” kata Menpar Arief Yahya  di tengah acara penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan 21 brand artis entrepreneur dan 21 pengusaha Indonesia di gedung Kemenpar, Selasa (14/11/2017).

Ke 21 Artis entrepreneur  yang diajak sinergi Co-Branding Wonderful Indonesia adalah Minang Mande Cake (Rossa) ; Brand Banana Foster Cake (Henki Kurniawan) ; Semarang Wingkorolls (Dewi Sandra); Rain Cake (Shireen Sungkar); Cinnamon (Dhini Aminarti dan Dimas Seto); Scrummy (Dude Herlino); Premio (Baim Wong); Bandung Kunafe (Irfan Hakim dan Omesh).

Selain itu brand Surabaya Patata (Ria Ricis dan Oki Setiana Dewi); Reallycake (Prilly Latuconsina); Pekanbaru Cassata (Denny Cagur) ; Savvanacake (Fitri Carlina); Lenso Manado (Gracia Indri); Cirebon Sultana (Indra Bekti); Palembang Lamonde (Irwansyah) ; Gigieatcake (Raffi Ahmad dan Gigi); sedangkan bidang fashion antara lain brand Mandjha.ivangunawan (Ivan Gunawan); Urban Lips (Cathy Sharon); dan Cirebon Kelana (Andika Pratama/Ussy S).

Press conference  Co-Branding Wonderful Indonesia dan 21Artis Enterpreneur berlangsung penuh gelak canda dan saling lempar humor. Acara kali ini sungguh berbeda dari  kegiatan sejenis yang dilakukan penuh tata cara protokoler kementerian.  Indra Bekti yang menjadi MC,  jelas menjadi ‘otak’ pengocok perut.  Kemudian dibantu Irfan Hakim  tak berhenti melempar joke, di tengah mempromosikan  produk kue mereka.

“Bayangin nih Pak, Ayu Ting Ting ngopost,  dia beli  dan makan kue dari tempat saya (Cirebon Sultana), tapi dia tulis di postingnya… ‘terima kasih Cirebon Kelana. Padahal Cirebon Kelana itu punyanya Ussy!” katanya disambut gelak tawa  hadirin.

Dan tiba-tiba Rossa yang didudukan di samping Pak Menteri  berkata, “Yang jelas yang menyenangkan buat kita di sini, Meskipun kita sama-sama  berbisnis, kita tidak saling jealous, ya!’ ujar Rossa manja seperti minta persetujuan rekan-rekannya dan  juga seolah sedang memberi laporan pada Pak Mentri.

Tapi siapa sangka, kalimat itu langsung diselak Indra Bekti. “Belum tentu ! Di depan bisa   akrab. Tapi…?”  Kontan kalimat ini, terlihat seperti membuat Rossa panik mencari kalimat balasan.”  Oh jadi kamu pelakunya selama ini! Duh, ucapanmu bisa bikin isterimu malu, loh!”

Semua yang mendengar percakapan itu, termasuk Arief Yahya menjadi tertawa-terpingkal-pingkal.  Rossa  selama ini dekat dengan Kementrian Pariwisata dan juga  sering mendapat job, didudukkan bersebelahan dengan Menteri Pariwisata, kemudian mengajak Pak Menteri menyanyi  duet. Keduanya bersahutan menyanyikan  lagu   hits Rossa yang menjadi favorite  Arief  Yahya, yakni ‘Aku Bukan Untukmu’.  Sebuah pemandangan press conference yang manis dan tak pernah muncul sebelumnya

Di luar soal  joke dan suasana santai dengan para artis itu, Arief Yahya  menyebut Co-Branding Wonderful Indonesia ini sebagai kelanjutan dari program co-branding partnership Wonderful Indonesia Co-branding Forum (WICF) yang menggandeng brand kenamaan Indonesia di dalam dan luar negeri pada saat peluncuran WICF pada Agustus 2017. “Sehingga mampu meningkatkan brand equity dari brand Wonderful Indonesia di pasar global dan brand Pesona Indonesia (PI) di pasar domestik dalam menopang terwujudnya sektor pariwisata sebagai core economy Indonesia,” ungkapnya.

Langkah tersebut sebagai penetrasi pasar dan memperluas exposure brand WI/PI dengan memanfaatkan market network yang dimiliki oleh brand/perusahaan di pasar domestik maupun global sekaligus melakukan sharing resources antara kedua brand yang ber-cobranding sehingga menghasilkan penghematan biaya promosi yang substansial karena dengan berpartner maka biaya promosi akan ditanggung secara bersama.

Mantan Direktur Utama PT Telkom Indonesia telah menetapkan 100 brand untuk co-branding dengan Wonderful Indonesia. Hasilnya kata Arief sudah sangat sukses memperkenalkan Wonderful Indonesia ke luar negeri. “Brand Wonderful Indonesia kini sudah sangat kokoh sebagai hasil pengembangan (building brand) selama 2,5 tahun terakhir,” jelas Arief.

Menpar memberikan apresiasi kerjasama co-branding WI dengan artis entrepreneur yang dilandasi semangat Indonesia Incorporated.
“Branding pariwisata Indonesia tidak bisa dilakukan secara sendirian oleh Kemenpar. Untuk mewujudkan brand WI di pasar global dan brand PI di pasar domesik dibutuhkan kebersamaan dan sinergi seluruh elemen bangsa dalam kerangka Indonesia Incorporated. Dengan kolaborasi dan bekerja bersama-sama kita akan ‘bigger-broader-better together,” sambungnya.

“Inisiatif co-branding partnership ini untuk memanfaatkan momentum meroketnya kinerja brand WI/PI yang terlihat dari brand equity yang kini sudah sangat kokoh sebagai hasil pengembangan (building brand) selama 2,5 tahun terakhir. Brand WI/PI kini kian melejit di tengah menurunnya kinerja brand-brand pesaing regional,” kata Arief Yahya.

Tahun 2013 country branding Wonderful Indonesia belum banyak memperoleh perhatian masyarakat dunia, ketika tahun 2015 mulai dipromosikan secara masif  ke seluruh dunia brand WI menjadi semakin dikenal dan tahun lalu menurut referensi World Economic Forum (WEF) berada di peringkat 47 dunia atau mengalahkan brand Truly Asia Malaysia berada di peringkat 96 dan brand Amazing Thailand di peringkat 83 dunia. “Oh ya Maaf ya …di sini ada Datok Rossa ujar Pak Menteri  mendadak “menggoda” Rossa, yang mendapat gelar Datok dari Malaysia. “Sekarang Malaysia sudah kita kalahkan!” XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dudut Suhendra Putra

More Pictures

Film

November 19, 2017 0

Bagiono Prabowo Raih Gelar dari Brazil dan Kutai

Ketua Umum Perkumpulan Artis Film Indonesia (Pafindo)...
November 16, 2017 0

Satu Hari Nanti : Mencari Esensi Cinta & Kehidupan

Rumah Film bersama dengan Evergreen Pictures memproduksi...
November 13, 2017 0

Deddy Corbuzier Nyanyi untuk Soundtrack Film Knight Kris

Sebuah film animasi baru bertajuk Knight Kris  bakal...
November 3, 2017 0

Wage Proses kreatif ‘Indonesia Raya’ 3 Stanza

Wage atau Wage Rudolf Supratman, biasa ditulis WR...