Donna Latief Peduli Perempuan & Batik Lasem

26 October 2018

Dalam rangkaian  memperingati hari Batik Nasional, Pasaraya bekerjasama dengan Pemkab Rembang, memamerkan batik asli Rembang, hingga akhir Oktober ini dengan tema “Tribute To Batik Indonesia 2018 ‘The Art of Rembang.



Menurut Donna Latief , CEO Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, batik lasem sangat berbeda dan unik. Ada nilai eksotisnya sehingga banyak orang asing suka batik lasem, “tapi  sayangnya tidak ada yang angkat Rembang,”  ujarnya bersemangat.   

Oleh karena itu, Pasaraya ingin mengangkat hal itu, agar  masyarakat bisa mengenalkan serta mengembangkan industri batik Lasem.

“Ini juga untuk memelihara dan memproteksi batik Lasem asal Rembang agar anak muda juga bisa bangga dan mau tampil keren mengenakan batik,” ungkap pemilik nama lengkap Donna Louisa Maria itu.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 40 UMKM pengrajin kota Rembang, menunjukkan karya-karya terbaik, khususnya di bidang batik.  Mereka  juga membatik dalam sebuah kain, khususnya Batik Tulis Lasem yang memiliki pesona warna cerah khas pesisir.

”Selain menghadirkan karya batik tulis, kegiatan ini  kita kemas pula dengan seminar bertajuk “Perempuan Sehat Mampu Bersaing di Bidang Ekonomi dan Hukum Menghadapi Kejamnya Era Milenial. Forum diskusi ini penting untuk memotivasi perempuan Indonesia,” ucap Donna Latief yang sebelumnya dikenal sebagai pembaca berita TV.

Untuk mewujudkan kegiatan ini, Pasaraya bekerjasama dengan sejumlah organisasi perempuan seperti Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Srikandi untuk Rakyat (SIRA), Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (IPEMI) dan Perempuan Cerdas NKRI (PEDAS NKRI).XPOSEINDONESIA Teks dan Foto Muhamada Ihsan

More Pictures

Login to post comments