Hanifah Husein Ajak Tokoh Nasional Baca Puisi

30 April 2018

Majelis Nasional Forum Alumni HMI Wati (MN Forhati) menggelar acara pembacaan puisi di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2018). Kegiatan yang dirancang dalam rangka Peringatan Hari Kartini, Hari Puisi Nasional dan Hari Pendidikan Nasional ini menampilkan pula tarian, nyanyian dan musik Melayu.

Dalam acara tersebut tampil sastrawan Taufik Ismail dan sejumlah tokoh nasional sebagai pembaca  puisi, antara lain, Mufidah Jusuf Kalla  (isteri wakil Presiden),  Zulkifli Hasan (Ketua MPR yang juga Ketua Umum PAN), Gusti Kanjeng Ratu Hemas  (Angoota DPD RI), Retno LP Marsudi (Menteri Luar Negeri), Sandiaga Salahudin Uno (Wakil Gubernur DKI),  R. Siti Zuhro  (Koordinator Presidium Majelis Nasional Kahmi), Hanifah Husein (Koordinator Presidium MN Forhati),  Olivia Zalianty, Gus Nas.

Sebelum membacakan puisi  yang telah dipilihkan panitia dengan tema terfocus pada perjuangan perempuan, rata-rata dari pembaca itu mengaku sama: tak percaya diri.  Bahkan Sandiaga Uno tanpa malu  menyuarakan kata hati;  “Membaca puisi di depan Taufik itu, sama saja  bermain bola di depan Lionel Messi!”

Untuk meredam grogi, Sandiaga bahkan minta  ijin  untuk lebih dulu membaca pantun. Sebuah tradisi dari  budaya Betawi yang selalu  dilakukannya sebelum memulai berpidato, sebagai Wakil Gubernur.

Dan ketika puisi berjudul ‘Wanita Cantik Sekali di Multazam’  karya Mustofa Bisri dibawakannya,  Sandiaga  terkesan piawai.  Ia  sangat mengenal rima dan irama,  artikulasinya  jelas, ekspresinya menggambarkan tentang cinta yang utuh, Sandiaga membaca dengan tidak tergesa, sehingga   puisinya terdengar indah.

Sementara itu, Siti Zuhro Koordinator Presidium KAHMI  yang membacakan puisi ‘Melipat Gelap, Membentang Terang (Nasrudin Anshary)  dari atas panggung mengungkapkan terima kasih kepada Hanifah Husein atas terselenggaranya acara ini. “Salut kepada Hanifah Husein yang menghadirkan acara ini begitu baik untuk perempuan Indonesia,” ungkapnya.

Perempuan = Guru Utama Anak-Anak

Koordinator Presidium MN Forhati Hanifah Husein menyebut kegiatan  membaca puisi  dengan menampilkan tokoh nasional seperti yang digelar malam itu, memang  sudah dirancang sejak  ia terpilih memimpin Forhati untuk masa bakti 2017-2022,  pada November 2017.

“Kami memilih acara ini, agar  terlihat berbeda dari  kebanyakan peringatan hari Kartini. Acara ini sekaligus juga untuk mengenang para pejuang perempuan Indonesia, yang secara tidak langsung sudah mendidik kita menjadi seperti  hari ini,” ujar Hanifah Husein seusai acara.

Dan tema puisi yang dipilih  pun sengaja yang berisi tentang perjuangan perempuan. Ini diharapkan  dapat mempompa semangat para perempuan agar bisa sama seperti pendahulunya. “Bukan hanya Kartini,  tapi juga semangat Malahayati yang heroik. Oleh karena itu, wanita-wanita Aceh seharusnya terinspirasi juga pada perjuangan Malayati,” ujar isteri dari Ferry Mursyidan Baldan,  Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional yang menjabat dari 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016.

Hanifah bersama FM Forhati, ingin  mengingatkan bahwa perempuan adalah  al-ummu madrosatul ula  atau Ibu adalah sekolah pertama dan utama bagi anak-anaknya. “Setinggi apapun capaian dan posisi seorang wanita, Dia tetap menjadi guru utama bagi anak-anaknya! Dengan perhatian ibu yang beriman, pintar, berakhlak baik   dan penuh kasih sayang,  anak-anaknya pasti  tidak terjerumus menjadi LGBT,  dan terhindar dari penggunaan narkoba!” 


Dalam soal meningkatkan mutu pendidikan pula, melalui Forhati, Hanifah menyebut, ada rencana untuk membangun sekolah Demokrasi Insan Cinta. “Ini sekolah politik bagi alumni HMI yang akan menjadi calon legislatif dan senator. HMI adalah insan akademis, pencipta, pengabdi, bertanggung jawab dengan kemakmuran masyarakat yang diridhoi Allah.”

“Peran-peran itulah yang kami lakoni dengan para alumni  yang sekarang  ini berada di semua lini kehidupan. Jadi Forhati adalah rumah kedua bagi kami, setelah kami berperan di tempat lain, kami ingin bareng membangun kekuatan untuk  pembangunan dan perbaikan negeri ini,” pungkasnya. XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dudut Suhendra Putra & Indrawan Ibonk

More Pictures


 


Last modified on Monday, 30 April 2018 17:28
Login to post comments