Festival Jajanan Bango 2018 Digelar Lagi di Jakarta dan Makassaar

11 April 2018

Kuliner mempunyai peran strategis dalam memperkuat pariwisata Indonesia. Kontribusi kuliner pada Pendapatan Domestic Bruto (PDB) Ekonomi Kreatif (EKRAF) adalah yg tertinggi. Pada tahun 2017, kuliner mencatat pendapatan sebanyak 42%. Atau di atas bidang fashion sebanyak 18%, serta bidang kerajinan atau kriya di tempat ketiga sebesar 15%.

 

"Kuliner mempunyai peranan penting. Wisatawan mengeluarkan 30%-40% dari total pengeluaran mereka saat berwisata untuk kuliner. Sebelum berwisata, orang sudah berpikir nanti makan dimana dan makan apa. Untuk itu Kemenpar terus mengembangkan wisata kuliner," ujar  Menteri Pariwisata Arief Yahya Senin (9/4).

Karena itulah, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyambut baik  pelaksanaan Festival Jajanan Bango (FJB) 2018.Kemenpar  bahkan  bekerjasama dengan PT Unilever Indonesia Tbk, akan melakukan co-branding Festival Jajan an Bango (FJB) 2018. Festival akan berlangsung di Jakarta, tanggal 14-15 April, dan Makassar pada 5-6 Mei 2018.

Arief Yahya menyatakan, diplomasi kuliner kembali menjadi ujung tombak Kementerian Pariwisata. Melalui FJB akan dijadikan atraksi wisata kuliner, selain telah dilaksanakan secara konsisten, FJB selalu ramai dikunjungi wisatawan. Buktinya, tahun 2017 FJB dikunjungi sebanyak 80.000 orang. Dan target tahun ini 150.000 pengunjung di 2 kota.

Menpar bahkan siap memasukkan Festival Jajanan Bango dalam program Calendar of Event Wonderful Indonesia.

"Kecap Bango mempunyai kualitas yang baik dan memiliki market share yang besar, selain itu FJB selalu mendapatkan animo yang sangat positif dari masyarakat, sehingga sangat layak masuk dalam program Calendar of Event Wonderful Indonesia. Untuk bisa masuk pada event nasional, maka tanggal pelaksanaannya sudah ditetapkan minimal 1 tahun sebelumnya," kata Arief Yahya

Sementara itu dari Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk. Hernie Raharja  mengatakan, penyelenggaraan FJB merupakan salah satu wujud misi sosial Bango. Brand ini diproduksi oleh PT Unilever Indonesia Tbk. untuk melestarikan kuliner Nusantara.

“Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005 silam, Bango ingin mengajak sebanyak mungkin pecinta kuliner untuk mengenal dan mencintai kekayaan dan pesona kuliner Indonesia  yang otentik,” kata Hernie Raharja.

Penyelenggaraan FJB pada tahun ini, kata Hernie Raharja, menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun Bango ke-90.

“Di Festival Jajanan Bango 2018, para pengunjung akan dimanjakan dengan puluhan hidangan khas Indonesia yang disajikan oleh sederetan penjaja kuliner terkenal yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara,” katanya.

“Tak hanya itu, di acara ini Bango juga kembali merangkul para wirausaha kuliner generasi baru. Tujuannya untuk melanjutkan regenerasi pelestarian  kuliner Indonesia. Caranya dengan menghadirkan lima  wirausaha kuliner yang terpilih seleksi lebih dari 7.000 peserta kompetisi ‘Bango Penerus Warisan Kuliner’. Event ini digelar atas kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada Februari hingga Maret lalu,” sambung Hernie. XPOSEINDONESIA Foto Istimewa


More Pictures

 

Login to post comments