Indonesia siap tampil di ajang SXSW 2018

14 February 2018

Lembaga pemerintah nonkementrian Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali akan memperkenalkan sederet produk ekonomi kreatif (ekraf) dan talenta terbaik Indonesia melalui Pavilion Archipelageek di festival seni kreatif dan teknologi terbesar dunia, South by Southwest (SXSW) 2018. Perhelatan festival ini sendiri akan segera dilangsungkan dari 9-18 Maret 2018 di Austin, Texas, Amerika Serikat.

Keikutsetaan produk ekraf dan talenta terpilih Indonesia dalam ajang tahunan dunia tersebut, sejalan dengan misi keberlanjutan dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian kreatif Indonesia. Pada dasarnya SXSW sendiri didedikasikan untuk mendukung para insan di industri kreatif dalam mencapai tujuan mereka. Keberhasilan mengikuti ajang ini pada tahun lalu, menjadi pemicu Bekraf untuk kembali membawa sederet talenta terbaik Tanah Air. 

Seperti yang disampaikan oleh Wakil Kepala Bekraf, Ricky Pesik bahwa Bekraf senantiasa melakukan berbagai dukungan untuk memajukan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. “Kita punya banyak sekali talent talent yang bagus Ini juga upaya kita untuk mengejar ketertinggalan untuk mendapatkan panggung di dunia international”. 

“Tahun ini Bekraf akan membawa serta enam start-up, 1 musisi dan 2 grup musik yang sudah terpilih melalui kurasi langsung dari komite SXSW 2018. Disana mereka akan unjuk gigi memperkenalkan karya kreatifnya di ajang bergengsi dunia tersebut,” urai Ricky di XXI Djakarta Theater, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa 13/02/18 kemarin.

Sejalan dengan apa yang disampaikan sebelumnya, Deputi Pemasaran Bekraf, Josua PM Simanjuntak menambahkan, wakil Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal. SXSW 2018 menjadi momen yang ditunggu karena menjadi acuan bagi para profesional untuk menunjukkan produk yang dimilki sekaligus memperluas jaringan. "Tahun ini, Bekraf memberangkatkan lima perusahaan rintisan Indonesia yakni Kata.ai, Seruniaudio, SAFT7ROBOTICS, Squline, dan Mycotech,” ujarnya. 

Head of Committee Archipelageek, Andi Sadha, menuturkan, dari proses seleksi, pihaknya melihat potensi dan kualitas produk yang beragam. Di tahun ini, Indonesia perlu berbangga hati karena selain Efek Rumah Kaca, dua musisi lainnya yaitu Rich Brian dan Kimokal dipilih langsung oleh pihak SXSW 2018. "Dari industri perfilman, Minikino yang dikenal sebagai organisasi penyelenggara festival film pendek, juga akan mewakili Indonesia di ajang tersebut,” kata Andi.

Gelaran SXSW 2018 sendiri diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dunia terhadap produk dan talenta terbaik yang ada di Indonesia. ”Kami berharap masyarakat mendukung dan semoga menjadi semangat baru untuk kemajuan ekonomi kreatif tanah air”. 

Dirinya juga berharap melalui kesempatan ini, para peserta dapat menciptakan peluang lebih banyak lagi kepada para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia, agar semakin siap memasuki pasar dunia yang lebih besar dan kompetitif. – XPOSE INDONESIA/ AM 

More Pictrues

Last modified on Wednesday, 14 February 2018 13:44
Login to post comments