Ada Langseng di Mobil Hias yang dinaiki Jokowi

27 August 2017

Di bawah matahari terik tepat pukul 14.00 WIB,  Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan dimulai dari Gedung Sate Bandung, Sabtu 26 Agustus 2017 berlangsung meriah. Ribuan masyarakat berdiri di sepanjang rute karnaval yang diawali dari  dari Jalan Diponegoro, menuju Taman Vinda hingga beralhir di  Balaikota Bandung.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana turut berpartisipasi sebagai peserta dalam gelaran karnaval tersebut dengan menaiki Kereta Pancasila. Yakni mobil hias hasil rancangan lima seniman Bandung, di mana pada bagian belakang mobil terhias puluhan langseng, yakni alat masak dari dapur tradisional Indonesia yang terbuat dari tembaga dan kuningan. Langseng biasa digunakan untuk mengukus atau menanak nasi. Presiden Joko Widodo sendiri siang itu mengenakan beskap berwarna ungu dan  iket kepala Makuta Sinatria.

Aat Suratin, seniman Bandung yang menjadi salah satu Ketua Pelaksana Karnaval Kemerdekaan, menyebut persiapan untuk acara ini dilaksanakan hanya dalam waktu 2 minggu. "Awalnya kegiatan ini akan diselenggarakan di Sumbawa, namun acara mendadak dipindah ke Bandung.  Kami berupaya semampu mungkin mempersiapkannya, termasuk mempersiapkan mobil instalasi untuk Presiden. Untung Presiden mau naik mobil hias yang juga memeperlihatkan hasil pertanian di Jawa Barat termasuk ada padi, pete dan juga langseng," katanya dengan tertawa.

Aat menyebut  karnaval diikuti 12 provinsi. Dan tiap provinsi mengenakan pakaian adat masing-masing. Hal yang sama juga dilakukan perwakilan 20 kota dan kabupaten se-Jawa Barat. Begitu juga puluhan komunitas antara lain Drumband Changka Panorama Secapa TNI AD, Paskibraka Jawa Barat, Jember Fashion Carnival, Solo Batik Carnival, pemain enggrang Jack Obin, rombongan Atlet Senam Indah Kota Bandung, Rombongan Rebana Pondok Pesantren Nurul Iman, Barisan Jaka Tarub, Kuda Renggong Sumedang, Komunitas Cosplay Bandung, dan Kerjasama masyarakat adat.

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dalam press conference  di Hotel Best Western  yang diselenggarakan sehari sebelum karnaval digelar menyebut,  “Ini Festival Kemerdekaan yang ketiga. Tahun pertama di Pontianak dengan Festival Ikan, kedua di Danau Toba, ketiga di Kota Bandung,” kata Teten Masduki.

Menurut Teten, pesan yang ingin disampikan dalam Festival Kemerdekaan kali ini adalah keberagaman dan kerja bersama. “Seperti kemarin pada perayaan 17 Agustus di Istana, itu yang ingin disampaikan. Keberagaman dan kerja bersama karena Indonesia banyak potensi yang luar biasa,” tuturnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, sebagai kementerian yang meng-host Karnaval ini  mengatakan Karnaval merupakan puncak perayaan nasional HUT RI ke-72 di Indonesia dan menampilkan ragam budaya khas tiap provinsi sekaligus menampilkan “Tiga karnaval terbaik Indonesia yakni Jember Fashion Carnaval, Solo Batik Carnival, dan Tomohon Flower Carnaval.”

Dan harus diakui,  peserta dari Jember, Bali, Makasar, Banyuwangi, Kalimantan Barat  menjadi peserta  karnaval dengan penampilan terbaik, dari sisi make up, kostum maupun  gaya parade.  Ada kesan, karena sudah terbiasa ikut karnaval, mereka  tampil dengan sangat percaya diri.

Walikota Bandung Ridwan Kamil  menyambut baik penyelenggaraa karnaval ini, terlebih kegiatan ini langsung berdampak pada okupansi hunian hotel  yang hampir menembus 100%. Mobil berplat nomor luar Bandung juga terus berdatangan.  “Bagi kami ini seperti dapat durian runtuh. Kota Bandung dipenuhi pengunjung, hotel-hotel penuh, perekonomian meningkat. Tentunya ini juga sebagai promosi efektif bagi Kota Bandung,” katanya.

Menteri Arief Yahya  menyebut, dipilihnya Kota Bandung sebagai tuan rumah pelaksanaan karnaval, memang diharapkan akan semakin memperkuat posisi Bandung sebagai pusat industri kreatif dan destinasi karnaval berkelas dunia. “ Dalam karnaval ini Presiden menjadi endorser utama sekaligus semakin mempromosikan Kota Bandung dan sekitarnya sebagai destinasi wisata menarik. Ini saatnya destinasi wisata Bandung didorong dan dipromosikan,” kata Arief Yahya. XPOSEINDONESIA/NS Foto Muhamad Ihsan

More Pictures

Last modified on Wednesday, 30 August 2017 09:26
Login to post comments