Slamet Rahardjo : IMW Zagreb Perlu & Wajib Didukung

02 June 2017

Indonesian Movie Week (IMW)  yang berlangsung  di Zagreb Kroasia dari 2-7 Juni 2017 dan diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Zagreb sebagai sarana sosialisasi tentang Indonesia,  di mata aktor kawakan Slamet Raharjo  sebagai langkah baik dan  perlu sekaligus wajib didukung.

Meski dalam kegiatan semacam ini sangat terlambat diwujudkan. dalam pengamatan Slamet,  dengan menonton film Indonesia, masyarakat dunia tahu kondisi Indonesia yang sesungguhnya..." Baik dari sisi psikologis, sosiologis, ekonomi, politik dan ideologi. Sehingga dengan demikian, pemerintah perlu memberi perhatian pada kegiatan semacam ini," ujar pria kelahiran 21 Januari 1949 ini.

Kakak Kandung Eros Djarot ini lantas menyebut lima film yang ditayangkan dalam IMW Zagreb  seperti  'Gending Sriwijaya', 'Kisah 3 Titik', 'Sunya', dan 'Labuan Hati"  bisa menggambarkan kondisi Indonesia sebagai sebuah negara sebuah bangsa yang memiliki akar budaya dan memiliki kejelasan problem sosial, politik dan ekonomi.

"Jadi dengan demikian, andaikata Indonesia ingin dikenal berbuatlah seperti Thailand.  Negeri ini tidak bisa melawan Amerika (dalam fim). Tetapi mengatur Amerika. Boleh dong?!"  ujarnya.  "Dengan Thailand membuat  (perusahaan) post production  tiba tiba semua film Amerika maunya datang ke Thailand dan minta  jadwal post production. Jadi dia tidak usah mengalahkan. Tapi mengatur !" ungkap pemain film sekaligus sutradara dan penulis skenario ini.

Lebih lanjut Slamet  mengurai,   penyelenggaraan semacam IMW penting   ditingkatkan di berbagai negara. "Ini bisa  lahir dari sebuah pemikiran petinggi negeri yang sangat percaya bahwa kehilangan, kekacauan, kekerdilan pikiran kita hari ini karena kita terlalu lama meninggkan bayangan kebudayaan."

"Kita harus mendukung penuh KBRI  yang mau membuat acara semacam ini.   Karena susah loh menerangkan tentang situasi Indonesia seperti sekarang ini.  Jadi langkah ini, sebagai langkah diplomasi kebudayaan. Seniman itu tidak harus ngomong. Karena kita bukan berwacana. Seniman itu tidak berwacana. Seniman itu berkarya.Kalau berwacana itu tempatnya di Senayan!"

Pembukaan IMW  dilakukan  di Tuskanac dan akan dibuka oleh Duta Besar Indonesia untuk Zagreb, Syachroedin Zainal Pagaralam pada 2  Juni 2017.  Akan ada dua film sekaligus yang ditayangkan yakni 'Labuan Hati' dan  'Gending Sriwijaya. XPOSEINDONESIA/Nini Sunny dari Zagreb, Kroasia

More Pictures

Last modified on Monday, 05 June 2017 05:38
Login to post comments