Kearifan Lokal Versus Budaya Asing

25 May 2017
Kepala Pusbang Film Maman Wijaya dalam diskusi film nasional dengan tema “Kearifan Lokal sebagai Kekuatan Film Indonesia di Tengah Penetrasi Budaya Asing” di Hotel Santika Premiere, Slipi,Jakarta Barat, Rabu (24/5/2017). XPOSEINDONESIA/Dudut Suhendra Putra. Kepala Pusbang Film Maman Wijaya dalam diskusi film nasional dengan tema “Kearifan Lokal sebagai Kekuatan Film Indonesia di Tengah Penetrasi Budaya Asing” di Hotel Santika Premiere, Slipi,Jakarta Barat, Rabu (24/5/2017). XPOSEINDONESIA/Dudut Suhendra Putra.

Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film) Kementerian Pendidikan Nasional bekerjasama dengan Forum Wartawan Hiburan Indonesia (Forwan) menggelar Diskusi terkait film nasional di Hotel Santika Premiere, Slipi,Jakarta Barat , Rabu (24/5/2017).

Tema yang diangkat adalah “Kearifan Lokal sebagai Kekuatan Film Indonesia di Tengah Penetrasi Budaya Asing”

Aktor, Produser Tino Saroenggalo memaparkan tentang makna kearifan lokal dan peranannya bagi perfilman Indonesia. Menurutnya, film Indonesia yang mengangkat isu terkait kearifan lokal terbukti mendapat sambutan baik di luar negeri.

Ia memberi contoh Film Indonesia berjudul “Marlina:Si Pembunuh Dalam Empat Babak” (Mouly Surya, 2017). Film ini sempat diputar di Cannes Film Festival dan mendapat apresiasi. Selain itu, ada film yang mengangkat budaya lokal, yakni “Turah” (Wicaksono Wisnu Legowo,2016).

Sementara, Maman Wijaya selaku Kepala Pusbang Film, Kemendiknas  mengatakan bahwa pemerintah sedang berupaya mendukung perkembangan film Indonesia dengan berbagai cara misalnya terkait regulasi dan pembiayaan. Selain itu, dalam bentuk apresiasi film dengan mengadakan festival film.

“Film bisa digunakan sebagai alat propaganda mengenai kearifan lokal kepada dunia internasional. Bukan hanya alat penangkal tapi menghegemoni mereka (dunia luar) dengan cara buat film yang banyak dan harus menarik (mau ditonton masyarakat),” kata Maman. XPOSEINDONESIA/Dudut Suhendra Putra.

More Pictures

Last modified on Friday, 26 May 2017 10:10
Login to post comments