Bali Blues Festival 2017 di Peninsula Nusa Dua Bali

18 May 2017

Krakatau Reunion akan tampil di hari kedua dan menjadi band penutup dari pelaksanaan Bali Blues Festival (BBF) 2017, yang akan diselenggarakan 26-27 Mei 2017.  Gilang Ramadan, drummer Reunion Krakatau  memastikan kehadiran grup band yang sudah berdiri lebih dari 30 tahun itu.

“Kami akan tampil maksimal dan memberi yang terbaik. Main di Bali itu selalu istimewa. Penontonnya yang terdiri dari turis lokal dan asing selalu memberi energi lebih. Bukan itu saja, kadang di tengah penontong ada agent-agent yang ikut menjadi penonton dan ngajak main ke luar negeri dan making more money!” ujar Gilang dengan terbahak, dalam press confernce di Gedung Sapta Pesona, Kementrian Pariwisata, 17 Mei 2017.

BBF merupakan even yang telah tiga kali digelar di Bali Pulau Peninsula di Kawasan Nusa Dua Bali. BBF 2017 menghadirkan band dan musisi dari mancanegara seperti Raw Earth (Singapura) dan Dammend Dirty (Holland). Sementara dari Indonesia, selain Reunion Krakatau muncul pula Gugun Blues Shelter, Six Strings, North Cross Road, John & Jail Story dan masih banyak lagi.

Penyelenggaraan BBF 2017 merupakan kolaborasi antara Pregina Art and Showbiz Bali, ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) Nusa Dua Bali, dan Kemenpar RI.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kegiatan BBF 2017 ini. Ia juga berharap BBF bisa semakin diminanti musisi/artis/band juag fans musik blues dari Indonesia maupun mancanegara.
Tentu, harapan ini erat kaitannya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali. Bahkan juga untuk mendukung program Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia yang 2017 memiliki target  kedatangan 15 juta wisman dan 265 juta wisnus.

Menurut Arief untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali perlu diciptakan bentuk-bentuk event yang menarik antara lain festival budaya maupun wisata olahraga (sport tourism), selain kegiatan MICE yang mendatangkan wisnus dan wisman dalam jumlah besar.

“Penyelenggaran festival musik baik BBF atau maupun festival jazz memiliki banyak penggemar merupakan cara efektif mendatangkan wisnus dan wisman,” kata Arief Yahya

Dalam catatan Kementrian Pariwisata, pada triwulan I/2017, dari 3 juta wisman yang datang ke Indonesia 43% atau sebanyak 1,3 juta wisman melalui Bandara Ngurah Rai Bali atau great Bali, sedangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta atau great Jakarta sebanyak 635 ribu wisman atau 21% dan great Batam 369.179 wisman atau 12,3%, sisanya melalui pintu masuk lain.

Arief mengatakan, untuk mensukseskan event festival blues ini pihak panitia telah melakukan promosi dengan lawatan ke Byron Bay Blues Fest Australia April 2017 yang lalu. Byron Bay Blues Fest (BBBF) dikenal sebagai ajang blues terbesar di dunia. Dan telah memasuki tahun ke-28 dengan jumlah penonton lebih dari 100 ribu serta menampilkan ratusan artis/band dari seluruh dunia. Pada lawatan itu terjadi kesepakatan antara BBF dengan BBBF untuk saling mendukung.

Selain itu promosi dilakukan dengan menggelar event roadshow ‘ROAD TO BALI BLUES FESTIVAL” sebagai ajang pemanasan menuju festival yang berlangsung di Hardrock Café Bali pada Minggu (17/5) dengan menampilkan musisi dari Sound Of Mine, The Bodhi, Bali Guitar Club, Ronaldgang dan Bali Blues Brother Jamz, kemudian dilanjutkan pada hari Jumat , 19 Mei 2017 pukul 17.30 di Halaman TVRI Denpasar akan menampilkan Sunburst, Heart of Life dan Northcross Road Jamz.

Penyelenggaraan BBF 2017 akan berlangsung dua hari dari pukul 16.00 hingga 23.00 WIT tampil sebanyak 18 musisi/artis/band di antaranya dari hasil masukan dan pengamatan serta permintaan audien tahun lalu, termasuk di antaranya 3 band (John and Jail story, Sunburst, dan souledout) dari hasil audisi penyelenggaraan Sundown Blues Battle yang digelar setiap tahun.

Selain itu akan tampil musisi/artis/band kenamaan Bali yakni; Northcross Road Singaraja, Brightsize Trio, Sound of Mine Feat Rio Sidik, The Bodhi, The Crazy Horse, Ronaldgang, Dialog Dini Hari, Bali Guitar Club, dan Ika and Soulbrothers.

Kelompok ini akan menampilkan berbagai komposisi pengembangan blues dengan warna mereka dan diharapkan agar pertunjukan dalam dua hari itu penuh warna dan tidak membosankan.
Di hari pertama penyelenggaraan BBF 2017 Gugun Blues Shelter akan berkolaborasi dengan Indra Lesmana. Sementara dan Balawan akan bereksplorasi bersama Gilang Ramadhan akan menjadi suguhan menarik dan jarang ditemui.

Sementara itu di hari kedua, The Six Strings yang merupakan gabungan gitaris top Indonesia; Dewa Budjana, Eros, Tohpati, Baron, dan Baim akan mempersembahkan berbagai komposisi gitar menarik dan progresif.

Kelompok Krakatau Reunion yang terdiri dari Trie Utami, Indra Lesmana, Dwiki Dharmawan, Pra Budhi Dharma, Gilang Ramadhan, Donnie Suhendra yang sedang sangat aktif menggelar panggung dan mengedarkan album baru akan menutup penyelenggaraan BBF 2017.

Di tengah acara panitia mengundang berbagai komunitas fotografi untuk mengeglar lomba fotografi on the spot serta komunitas motor dan mobil klasik di Bali. Para penonton akan menikmati blues sambil ditemani kuliner khas.

Last modified on Sunday, 21 May 2017 18:55
Login to post comments