60 tahun Candra Darusman

22 August 2017

Kado istimewa pada ultah ke 60 Candra Darusman 21 Agustus 2017 adalah, peluncuran buku pedananya, Perjalanan Sebuah Lagu dan dirilisnya 2 single "Kau" dan "Rintangan". Begitu pentingnya peran Candra Darusman di dunia music, terbukti dengan hadirnya para sahabat lama, mantan teman kerja, kuliah dan pejabat negara juga fans loyal Candra Darusman dan bandnya, Chaseiro serta Karimata.

Candra Darusman memang punya arti istimewa di dunia musik. Alumnus Fakultas Ekonomi UI ini membuka karier musiknya tahun 1978, tatkala membangun grup Chaseiro pada Mei 1978 dan mengikuti Festival Vokal Grup yang digelar Radio Amigos, Candra menulis lagu "Pemuda" dan memenang penghargaan sebagai grup terbaik, yang mengantarnya masuk dunia rekaman. Candra juga membangun band fusion Karimata yang juga dipersiapkan untuk perform di North Sea Jazz Festival, Belanda.

Sebagai organisator, Candra ikut mendirikan festival music tertua di Indonesia,  Jazz Goes to Campus (1978 )  lalu membangun Yayasan Karya Cipta Indonesia ( KCI, 1990 )  lembaga nirlaba collecting royalty tertua di Indonesia, pernah memimpin organisasi artis musik Persatuan Artis Penyanyi dan Pemusik Rekaman Indonesia ( PAPPRI ) lalu  menjadi wakil Indonesia yang duduk sebagai staf di World Intelectual Property Organization yang berkedudukan di Swiss dan kini menjadi orang kedua WIPO Asia Pasifik yang berkedudukan di Singapore. CV panjangnya sebagai pemusik dan organisator serta pendekar hak cipta itu merupakan bagian terpenting dalam isi buku Perjalanan Sebuah Lagu.

Sekitar satu tahun Candra menulis buku ini, sebagian besar dicatat di tengah kesibukannya bekerja di Singapore dan menjumpai teman musisinya di Jakarta, untuk sebuah “konser kangen" manggung dan membuat rekaman retrospeksi bersama Chaseiro, “Itu pula sebabnya, saya mengharapkan sekali adanya tongkat estafet dari para musisi dan teman lainnya, untuk melanjutkan perjuangan penegakan dan pemahaman masalah Hak Cipta" kata Candra Darusman pada pelujncuran buku dan 2 single rekamannya di Shoemaker Studio, Cikini Raya, Jakarta, 21 Agustus.

September 2016 yang lalu, bertempat di Studio rekaman milik Erwin Gutawa di Jakarta Selatan, Candra Darusman telah mengumumkan penulisan buku dan rencana rekaman repackage lagu-lagu lamanya dengan dukungan arranger dan penyayi / musisi baru, seperti Erwin Gutawa dan Addie MS yang ditugasi membuat orkestrasi, Glenn Fredly, Once Mekel, Marcel, Maliq n D'essentials, penyanyi Malaysia Sheila Madjid dan ShiLi, Fariz RM, Afgan, AndienSammy Simorangkir, penyanyi Indonesia yang menetap di Singapore Adi. Buat tahap awal, label Signature Music Indonesia merilis single ‘Kau” karya Candra, Tito Soemarsono dan almarhum  Chandra, aransemen Barry Likuahuwa dan lagu "Rintangan", lagu ini dinyanyikan dalam komposisi duet oleh Adi ( Indonesia ) dan ShiLi ( Malaysia ). Pada sekitar 300-an audiens yang memadati Shoemaker Studio, Adi dan ShiLi mengaku merasa terhormat diberikan kesempatan rekaman untuk album yang menurut rencana akan diberi judul Detik Waktu itu. Sementara Glenn Fredly merasa bangga bisa bergabung dengan Candra Darusman dalam satu visi musik yang sama, membenahi ekosistem permusikan di Indonesia.

“Menjelang acara ini, Kara anak saya berharap saya tidak menyanyi, Karena saya fals, Kara tidak tahu, sebelum dia lahirpun suara saya sudah fals. Tapi malam hari ini,  untuk menghormati teman - teman,  saya akan menyanyi. Sayang Fariz sampai saat ini belum datang, mugkin kena macet, tapi suaranya tetap terdengar, “kata Candra lalu memainkan keyboardsnya. Dan sebagai bonus, Candra Darusman menyanyi dengan putra keduanya, Rino. Tak kalah seru adalah penampian formasi Chaseiro untuk lagu ‘Pemuda’ yang memenangi penghargaan Festival Vokal Grup Amigos 1978.

Hadir dalam event peluncuran buku dan 2 single rekaman itu, Kepala Bekraf Triawan Munaf. Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat, Titiek Puspa, Addie MS, Erwin Gutawa, Guruh Sukarno, Enteng Tanamal, dan tentu saja sang eksekutif produser Panji, lawyer yang membangun Signature Music Indonesia. Candra Darusman adalah penerima penghagaan Anugerah Kebudayaan Kategori Pencipta, Pelopor, dan Pembaru dari Kemendikbud. XPOSE INDONESIA / BENS LEO

More Pictures

Last modified on Thursday, 24 August 2017 06:57
Login to post comments