Kemah Budaya Tabanan Menggali Potensi Seni Pelajar

01 August 2017

Kabupaten Tabanan beruntung punya Ketua DPRD sekaligus seniman benama I Ketut Suryadi biasa disapa Bli Boping. Kecuali tanggap dan trengginas sebagai wakil rakyat, Bli Boping juga dikenal dengan kesenimanannya. Membarengi dirilisnya album rekamannya bersama kelompok musisi Anak Angin, dengan mentor Sawung Jabo, Bli Boping menggelar acara Tour Seni di 10 Kecamatan Kabupaten Tabanan, menggali bakat seni anak muda di banjar-banjar, yakni seni tari, teater, musik gamelan, menyanyi sampai band. Boping juga punya kompetensi di bidang rancang grafis, mencipta lagu, menulis puisi dan akhirnya ditahbiskan menjadi orkestrator sekaligus konduktor pergerakan seni (dan olahraga) anak muda Tabanan.

 

Salah satu buah pemikiran Bli Boping adalah  Kemah Budaya Tabanan, yakni niat baik untuk memberi perimbangan otak kiri dan otak kanan siswa SMA dan SMK se Kabupaten Tabanan, agar anak muda yang terpilih mengikuti Kemah Budaya Tabanan, bisa menjadi lokomotif ‘hidup berimbang’ di lingkungannya. Mata Angin Production yang menjadi organisasi penyelenggara Kemah Budaya ditugasi menyeleksi 50 peserta Kemah Budaya, yakni siswa siswi SMA dan SMK se Kabupaten Tabanan. Audisi meliputi penggalian bakat seni, musik, menyanyi, tari, teater, baca dan menulis puisi, intelektual (kecerdasan), siap mental untuk dikarantina dalam sebuah kemah, yang jauh dari ortu dan keluarga (juga pacar), dan tentu saja, diijinkan orang tua untuk bergabung sepanjang 5 hari 5 malam berada dalam kemah, bersama teman baru,dan  instruktur seni dan olahraga.

Panitia Kemah Budaya Tabanan 2017 melakukan audisi pada 20 sekolah,  yang terjaring mengikuti event ini berjumlah 12 siswa pria, 32 wanita dari SMAN 1 Tabanan, SMAN 2 Tabanan, SMAN 1 Kediri, SMKN 2 Tabanan, SMAN 1 Selemadeg, SMA Surya Wisata dan SMA Triatmajaya.

Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti merasa terbantu dengan digelarnya Kemah Budaya, karena sepanjang 5 hari 5 malam, para pelajar SMA dan SMK terpilih diajarkan tentang kebersamaan, etika dan estetika di dibidang seni, dan disiplin serta menjaga kebugaran melalui acara olahraga dan jalan kaki naik turun jalan dan sawah, tanpa alas kaki, dan berakhir di sebuah pergelaran seni, yang tahun ini akan dibuka oleh Bupati Tabanan di kawasan Kcamatan Kediri.

Kemah Budaya Tabanan digelar sejak tahun 2011, di tempat yang berpindah-pindah seperti kawasan Tanah Lot ( destinasi wisata pura dan pantai ),  Jatiluwih ( sawah terasiring )  dan tahun ini, Kemah Budaya 2017 digelar di Pura Luhur Srijong, Desa Antab, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan. Lokasi ini sangat menarik, karena 3 bangunan kemah ( disiapkan oleh  Kodam di Denpasar ) didirikan di sebuah dataran, berada di bibir pantai Soka dengan kontur jalanan  bebatuan naik turun, berujung pada gua kelelawar. Di depan gua yang penuh ( ribuan ) kelelawar ini, hari pertama kegiatan Kemah Budaya Tabanan  2017 Senin 31 Juli, dilakukan olahraga pagi dengan instruktur Ruben Pangingkayon, mantan anggota Bengkel Teater yang memperkenalkan alahraga berbasic silat Perguruan Silat Bangau Putih, Yogya, dan melalui instruktur Sawung Jabo, dan Bagus. peserta diminta menulis puisi atau apapun yang dirasakannya pagi itu.

Usai olahraga pagi,  peserta Kemah Budaya melakukan ‘sarapan / makan pagi’ bersama di depan tenda, lalu setelah mandi pagi, pada pukul 10.00 WITA, digelar workshop bersama dengan instruktur musisi Sawung Jabo dari grup  Sirkus Barock. Jabo meminta peserta membaca puisi yang ditulisnya, kadangkala meminta didampingi siswa yang berbakat menari. Dari sinilah, dari beberapa workshop sepanjang 5 hari itu, diharapkan akan lahir para siswa yang memiliki jati diri dengan bakat seninya masing-masing, dari seni suara / musik, teater, lukis, tari, sastra. Itu pula sebabnya, Kemah Budaya 2017 meminta bantuan para seniman profesional sebagai instruktur, yakni Sawung Jabo, Bagus ( musik ), Ruben, Bagus ( olahraga ), Ayu Weda ( proses kreatif di bidang seni ), Sinung dan Ucok ( musisi Sirkus Barock, latihan imajinasi ), Wayan Adiarsa ( tracking Pantai Soka ), Kenyem ( sinirupa ), Denny Dumbo, Endy Barkah dan I Ketut Boping Suryadi ( pemateri seni lainnya ) lalu bersama Panitia lainnya, dilakukan latihan untuk persiapan pergelaranannya tanggal 5 Agustus di Lapangan Umum Kediri, yang menurut rencana akan dibuka oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. XPOSEINDONESIA-Bens Leo Foto : Indrawan Ibonk .


More Pictures

Last modified on Wednesday, 02 August 2017 07:21
Login to post comments